Dua Dosen Politeknik Assalaam Surakarta Lolos Sertifikasi Dosen 2026 Gelombang I
SUKOHARJO — Politeknik Assalaam Surakarta kembali menorehkan prestasi
membanggakan di tingkat nasional. Dua dosen terbaiknya dinyatakan resmi lolos
Sertifikasi Dosen (Serdos) 2026 Gelombang I. Keberhasilan ini membuktikan
komitmen mutlak institusi dalam menjaga mutu akademik serta profesionalisme
pengajaran Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dua tenaga pendidik yang meraih predikat
dosen tersertifikasi tersebut adalah Dr. Eko Purbiyanto, S.Mn., M.M., dosen D3
Manajemen Informatika, serta Sri Wahyuni Samaratul Zanah, M.Hum., dosen D3
Bahasa Inggris. Capaian ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi
seluruh civitas akademika Politeknik Assalaam Surakarta.
Bukti Profesionalisme dan Kompetensi Tri
Dharma
Sertifikasi Dosen (Serdos) 2026 merupakan
bentuk pengakuan resmi pemerintah atas kompetensi profesionalisme dosen.
Kelulusan ini menyaratkan pemenuhan standar ketat Tri Dharma Perguruan Tinggi
yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Oleh karena itu, para peserta diwajibkan
memenuhi syarat administratif serta substantif yang sangat dinamis. Persyaratan
tersebut meliputi status dosen tetap, kepemilikan Jabatan Fungsional (Jafung)
minimal Asisten Ahli, serta sertifikat PEKERTI atau Applied Approach (AA).
Selain itu, dosen wajib memenuhi laporan Beban Kerja Dosen (BKD) secara
konsisten selama empat semester berturut-turut.
"Kelulusan Sertifikasi Dosen Serdos 2026
ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan bentuk tanggung jawab moral
kami dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan
kebutuhan industri," ungkap Dr. Eko Purbiyanto, S.Mn., M.M. dalam keterangannya.
Tidak hanya itu, rekam jejak akademik yang
linear serta unggahan video Unjuk Kerja Tridharma Perguruan Tinggi (PDD-UKTPT)
menjadi kunci utama penilaian pedagogik. Proses evaluasi portofolio tersebut
dinilai secara independen oleh tim asesor nasional.
Linearitas Akademik Pembentuk Dosen Unggul
Pencapaian Dr. Eko Purbiyanto, S.Mn., M.M.
didukung oleh latar belakang pendidikan yang linear dari jenjang S1 hingga S3.
Kepakarannya berfokus pada rumpun ilmu terapan bisnis, manajemen, dan
kewirausahaan. Keahlian ini sangat menunjang pengembangan Kurikulum D3
Manajemen Informatika yang adaptif terhadap era digital.
Di sisi lain, Sri Wahyuni Samaratul Zanah,
M.Hum. memiliki rekam jejak linier dari jenjang S1 hingga S2 pada bidang
humaniora dan linguistik. Fokus keilmuannya pada Bahasa Inggris Komunikasi
Bisnis dan Profesional memberikan dampak langsung bagi peningkatan keahlian
komunikasi mahasiswa.
Manajemen kampus menyampaikan bahwa keberhasilan kedua dosen ini menjadi fondasi kuat dalam melangkah maju. Langkah ini sejalan dengan komitmen berkelanjutan Politeknik Assalaam Surakarta untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola perguruan tinggi.

Tidak ada komentar