Khutbah Jumat: Jauhi Minuman Keras!
Khutbah
Jumat: Jauhi Minuman Keras!
Khutbah
Pertama:
الحَمْدُ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ
بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَن يَهْدِهِ
اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَن يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا
إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَىٰ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ،
وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا
تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ
تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
أَمَّا بَعْدُ
Jamaah
Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah
kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan
menjauhi segala larangan-Nya. Salah satu perbuatan yang dilarang dan sangat
tercela dalam pandangan Islam adalah mengonsumsi minuman keras atau khamar. Allah
ﷻ telah memperingatkan kita untuk menjauhi
segala hal yang dapat merusak akhlak dan pikiran, sebagaimana firman-Nya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ
وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ
لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Wahai
orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban
untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji
(dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar
kamu beruntung.” (QS. Al-Maidah [5]: 90)
Ayat
ini menegaskan bahwa khamar dan perbuatan keji lainnya adalah jalan setan, yang
bisa menghalangi dari rahmat Allah ﷻ dan keberuntungan di dunia maupun di akhirat.
Jamaah
Jumat yang dirahmati Allah,
Dalam
sebuah hadis, Rasulullah ﷺ
memperingatkan tentang bahaya kecanduan minuman keras dengan sabdanya:
مُدْمِنُ الْخَمْرِ كَعَابِدِ وَثَنٍ
“Pecandu
khamar (minuman keras) seperti penyembah berhala.” (HR. Ibnu Majah, hasan
menurut Al-Albani)
Hadis
ini menggambarkan betapa buruknya kecanduan khamar, yang disamakan dengan dosa
besar menyembah berhala, sebagaimana dalam QS. Al-Maidah ayat 90 di atas yang
menyejajarkannya dengan berkurban untuk berhala.
Jamaah
Jumat yang dirahmati Allah,
Ketahuilah
bahwa orang yang kecanduan minuman keras bukan hanya merugikan diri sendiri,
tapi juga merugikan keluarga dan masyarakat. Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu
‘anhu, ia menyatakan, “Jauhilah khamar (minuman keras), karena khamar
itu merupakan induk segala keburukan (biang kerusakan). Rasulullah ﷺ bersabda:
لاَ يَدْخُلُ الجَنَّةَ مُدْمِنُ خَمْرٍ
“Tidak
akan masuk surga orang yang kecanduan khamar.” (HR. Ibnu Majah, sahih
menurut Al-Albani)
Ini
adalah peringatan keras bagi kita semua agar menjauhi minuman keras, karena
dosa besar ini dapat menghalangi dari jalan menuju surga. Maka, marilah kita
jauhi segala bentuk perbuatan yang berhubungan dengan minuman keras. Rasulullah
ﷺ bersabda:
لَعَنَ اللَّهُ الْخَمْرَ وَشَارِبَهَا وَسَاقِيَهَا وَبَائِعَهَا
وَمُبْتَاعَهَا وَعَاصِرَهَا وَمُعْتَصِرَهَا وَحَامِلَهَا وَالْمَحْمُولَةَ
إِلَيْهِ
“Allah
melaknat khamar (minuman keras), orang yang meminumnya, yang menuangkannya,
yang menjualnya, yang membelinya, yang memerasnya, yang minta diperaskan, yang
membawanya, dan yang meminta untuk dibawakan kepadanya.” (HR. Abu Dawud dan
Ibnu Majah, sahih menurut Al-Albani)
Oleh
karena itu, jauhilah segala bentuk khamar dan mintalah perlindungan kepada
Allah ﷻ agar
kita senantiasa diberi keteguhan untuk menghindari perbuatan keji ini.
فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا عِبَادَ اللَّهِ وَاجْتَنِبُوا مَا يُغْضِبُهُ،
وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَىٰ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ.
Khutbah
Kedua:
الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَىٰ
رَسُولِهِ الكَرِيمِ، أَمَّا بَعْدُ
Jamaah
Jumat yang dirahmati Allah,
Dalam khutbah
kedua ini, marilah kita lebih memahami dampak buruk dari minuman keras.
Rasulullah ﷺ menjelaskan
bahwa minuman keras adalah akar dari segala keburukan. Dalam sebuah hadis
beliau ﷺ
bersabda:
الخَمْرُ أُمُّ الخَبَائِثِ، فَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ تُقْبَلْ صَلاَتُهُ
أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا، فَإِنْ مَاتَ وَهِيَ فِي بَطْنِهِ مَاتَ مِيْتَةً
جَاهِلِيَّةً
“Khamar
adalah induk segala keburukan. Barang siapa meminumnya, maka salatnya tidak
akan diterima selama empat puluh hari. Jika ia mati sementara khamar masih ada
dalam perutnya, maka ia mati dalam keadaan seperti kematian orang jahiliyah.”
(HR. Ath-Thabrani. Hasan menurut Al-Albani)
Jamaah
Jumat yang dirahmati Allah,
Betapa
bahayanya minuman keras ini sehingga menyebabkan orang yang meminumnya dihapuskan
dari pahala salatnya selama empat puluh hari, meskipun sebagai muslim ia tetap
wajib menjalankan salat. Bahkan jika ia meninggal dalam keadaan masih ada
khamar dalam perutnya, ia dicap sebagai mati dalam keadaan jahiliyah. Dan
memang kenyataannya di zaman ini banyak pecandu khamar yang mati sia-sia dalam
keadaan mabuk. Nauzubillah…
Semoga
Allah ﷻ menjauhkan kita, keluarga dan masyarakat
kita dari khamar dan segala madharatnya. Marilah kita tutup khutbah ini dengan
doa.
اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا
الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ
وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ
مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ
لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا
وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا
مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ وَٱعْفُ عَنَّا
وَٱغْفِرْ لَنَا وَٱرْحَمْنَآ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَٱنصُرْنَا عَلَى ٱلْقَوْمِ ٱلْكَٰفِرِينَ
اللَّهُمَّ أَعِزَّالْإِسْلَامَا وَ الْمُسلِمِين وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ
اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ المُجَاهِدِينَ وَاْلمُسْتَضْعَفِيْنَ فِي فِلَسْطِين
اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ المُجَاهِدِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ وَزَمَانٍ
اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى، والتُّقَى، والعَفَافَ، والغِنَى
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا
وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا
الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى
الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Tidak ada komentar