Khutbah Jumat: Peduli Terhadap Sesama Muslim yang Tertimpa Musibah
Khutbah Jumat: Peduli Terhadap Sesama Muslim
yang Tertimpa Musibah
Muhammad Fikri Aththoriq, S.Pd
Anggota Majelis Tabligh PCM Blimbing
Sukoharjo
Khutbah Pertama
الْحَمْدُ
لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَأَشْكُرُهُ، وَأَتُوبُ
إِلَيْهِ وَأَسْتَغْفِرُهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ
لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَىٰ آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ. أَمَّا بَعْدُ:
Jama’ah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ,
Tema khutbah kita hari ini adalah peduli terhadap sesama
muslim yang tertimpa musibah. Karena kaum muslimin adalah satu tubuh, satu
hati, satu keluarga. Allah ﷻ memerintahkan kita agar saling menolong dalam kebaikan dan
ketakwaan:
﴿وَتَعَاوَنُوا
عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ﴾
"Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketakwaan." (QS. Al-Mā’idah/5: 2)
Allah ﷻ juga memuji hamba-hamba-Nya yang peduli terhadap penderitaan saudaranya:
﴿إِنَّمَا
الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ﴾
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurāt/49: 10)
Saudara seiman kita yang tertimpa musibah, baik bencana alam, kecelakaan, kehilangan harta, sakit, maupun kesulitan hidup, berhak mendapatkan perhatian dan dukungan dari kita.
1. Mendoakan
saudara muslim yang tertimpa musibah
Doa adalah tanda cinta, bukti empati, dan bentuk
pertolongan paling mudah dilakukan. Nabi ﷺ bersabda:
«دَعْوَةُ
الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ»
"Doa seorang muslim untuk saudaranya tanpa diketahui (saudaranya) adalah doa yang mustajab." (HR. Muslim)
Saat mendengar musibah, ucapkanlah:
اللَّهُمَّ
أَجِرْهُ فِي مُصِيبَتِهِ وَاخْلُفْ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا
"Ya Allah, berikanlah pahala dalam musibahnya dan gantikan baginya yang lebih baik."
Inilah bentuk kepedulian paling sederhana namun bernilai besar di sisi Allah ﷻ.
2. Mengirim
bantuan dan pertolongan
Islam mendorong kita untuk membantu dengan harta, tenaga,
dan kemampuan apa pun yang kita punya. Nabi ﷺ bersabda:
«مَنْ
نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ
يَوْمِ الْقِيَامَةِ»
"Siapa yang meringankan satu kesulitan seorang mukmin, Allah akan meringankan satu kesulitan pada hari kiamat." (HR. Muslim)
Ibnu Qayyim رحمه الله berkata:
«مِنْ
أَعْظَمِ الْعِبَادَاتِ إِدْخَالُ السُّرُورِ عَلَى قَلْبِ الْمُسْلِمِ»
"Di antara ibadah terbesar adalah memasukkan kebahagiaan ke dalam hati seorang muslim."
Mereka yang kehilangan rumah, keluarga, atau nafkah, sangat memerlukan uluran tangan kita. Tidak harus besar, bahkan sedekah kecil menjadi besar di sisi Allah ﷻ.
3. Mendampingi dan
menguatkan saudara yang sedang diuji
Dukungan mental dan pendampingan emosional sangat
berarti. Seorang mukmin bukan hanya menolong dengan materi, tetapi juga dengan
perhatian dan kehadiran. Nabi ﷺ bersabda:
«الْمُؤْمِنُ
أَخُو الْمُؤْمِنِ، لَا يَظْلِمُهُ، وَلَا يَخْذُلُهُ، وَلَا يَحْقِرُهُ»
"Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin lainnya; ia tidak menzhalimi, tidak menelantarkan, dan tidak merendahkannya." (HR. Muslim)
Menemani mereka, menghibur, memberi semangat, mendengarkan keluhan, semuanya adalah ibadah yang agung.
Imam Hasan Al-Bashri رحمه الله berkata:
«إِعَانَتُكَ
أَخَاكَ الْمُسْلِمَ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تَعْتَكِفَ فِي الْمَسْجِدِ شَهْرًا»
"Membantu saudaramu sesama muslim lebih baik
bagimu daripada beritikaf di masjid selama sebulan."
Jama’ah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ,
Musibah adalah ujian untuk yang tertimpa, tetapi juga
ujian bagi kita: apakah kita peduli atau justru abai?
Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba-Nya yang peka,
peduli, dan ringan tangan.
بَارَكَ
اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ
وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ
وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ اللَّهُ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ،
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Khutbah Kedua
الحَمْدُ
لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا كَمَا أَمَرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا
اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، إِقْرَارًا بِرُبُوبِيَّتِهِ وَإِرْغَامًا
لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
الْمُصْطَفَى خَيْرُ الْبَشَرِ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ:
Jama’ah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ,
Ingatlah bahwa kepedulian sosial dalam Islam bukanlah pilihan, tetapi kewajiban. Allah ﷻ melihat siapa di antara hamba-Nya yang paling lembut hatinya. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا
تُرْزَقُونَ وَتُنْصَرُونَ بِضُعَفَائِكُم
"Kalian diberi rezeki dan ditolong oleh Allah disebabkan karena (doa dan keberkahan) orang-orang lemah di antara kalian." (HR. Al-Bukhari)
Maka siapa yang menguatkan saudaranya, berarti ia sedang menguatkan dirinya sendiri.
Tiga amalan utama yang perlu kita lakukan:
1. Doakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.
2. Bantu mereka dengan harta, tenaga, atau kemampuan
lain.
3. Dampingi mereka agar kuat menghadapi ujian.
Semoga Allah ﷻ lapangkan musibah mereka, menyembuhkan
yang sakit, menenangkan yang berduka, mengganti kerugian mereka dengan kebaikan
yang lebih besar.
اللَّهُمَّ
فَرِّجْ هَمَّ الْمَهْمُومِينَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ، وَنَفِّسْ كَرْبَ
الْمَكْرُوبِينَ، وَارْحَمْ مَوْتَاهُمْ، وَاشْفِ مَرْضَاهُمْ، وَاحْفَظْ بِلَادَ
الْمُسْلِمِينَ مِنَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْبَلَايَا.
عباد
الله،
اِنَّ
اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَاۤئِ ذِى الْقُرْبٰى
وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَذَكَّرُوْنَ
ثُمَّ
صَلُّوا وَسَلِّمُوا عَلَى خَيْرِ الْبَرِيَّةِ، سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى
اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَمَنْ
تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
وأقِمِ الصلاة.
.jpg)
Tidak ada komentar