Pembekalan KMM Cabang Blimbing Tekankan Penggunaan Bahasa Jawa dalam Dakwah
Blimbing — Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Blimbing menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) pada Kamis malam, 29 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 20.00–22.00 WIB bertempat di ruang kelas ICMA Cabang Blimbing.
Acara pembekalan menghadirkan Ustadz Heru Purwanto, S.Pd., anggota KMM sekaligus anggota Majelis Dikdasmen-PNF PCM Blimbing, sebagai narasumber. Kegiatan dikemas dalam bentuk diskusi dan sarasehan yang interaktif, sehingga peserta dapat berdialog langsung terkait praktik dakwah di masyarakat.
Dalam pemaparannya, Ustadz Heru menekankan pentingnya ketepatan penggunaan bahasa Jawa dalam dakwah agar pesan yang disampaikan lebih santun, tepat makna, dan mudah diterima jamaah. Ia memberikan contoh beberapa tembung atau ungkapan yang kurang tepat penggunaannya.
“Misalnya penggunaan ungkapan ‘para jama’ah sedaya’, itu sebenarnya tidak tepat. Yang lebih tepat cukup ‘jama’ah’. Begitu juga kata ‘konjuk’ yang kurang trep, sebaiknya menggunakan ungkapan ‘namung dhateng Allah’, dan seterusnya,” terang Ustadz Heru.
Selain membahas pemilihan bahasa, Ustadz Heru juga menjelaskan adab-adab dalam khutbah Jumat dan kultum, mulai dari sikap khatib, penyusunan materi, hingga etika penyampaian di hadapan jamaah. Ia juga memberikan tuladha atur pambuka sesorah, yakni contoh kata pembukaan pidato atau ceramah dalam bahasa Jawa yang baik dan sesuai adab dakwah.
Setelah sesi materi dan diskusi, acara dilanjutkan dengan koordinasi jadwal dakwah KMM Cabang Blimbing. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan antaranggota.
Pembekalan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dakwah para mubaligh Muhammadiyah, khususnya dalam penggunaan bahasa Jawa yang santun, tepat, dan berakar pada nilai-nilai Islam serta kearifan lokal.

Tidak ada komentar