Masjid Al-Aqsha yang Sebenarnya
PUSAT DARI lapis-lapis lingkaran keberkahan Bumi Syam-Mesir adalah tanah suci Baitul Maqdis, dan pusat dari Baitul Maqdis adalah Rumah Allah Masjidil Aqsha. Allah ï·» berfirman, "Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari al-Masjidil-Haram ke al-Masjidil-Aqsha, yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Q.S. al-Isra' [17]: 1)
Kita jangan sampai salah memahami bangunan manakah yang disebut sebagai Masjidil Aqsha. Seluruh bangunan yang termasuk dalam kawasan (kompleks) segi empat itulah yang disebut sebagai Masjidil Aqsha. Nama lainnya adalah al-Baitul Muqaddas (Rumah yang Disucikan) atau Masjidnya Baitul Maqdis (Abd al-Fattah El-Awaisi, op.cit., hlm. 153–162). Kesultanan Mamluk (1250–1517) dan Kekhalifahan Turki Utsmani (1517–1923) menyebutnya sebagai Kompleks al-Haram asy-Syarif. Definisi dan batasan kompleks ini disepakati para sejarawan Islam dan Barat.
Keterangan Foto:
- Qubbah ash-Shakhrah
- Qubbah al-Mi'raj
- Qubbah as-Silsilah
- Masjid Jami' al-Qibli
- Mushalla al-Marwani
- Mushalla al-Buraq

Tidak ada komentar