Header Ads

Header ADS

Keseharian di Masjidil Aqsha


Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Sesungguhnya ada seorang laki-laki yang berkata ketika Pembebasan Makkah, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya telah bernadzar. Jika Allah membebaskan Makkah, maka saya akan shalat di Baitul Maqdis." Rasulullah ï·º bersabda, "Shalatlah di sini (Nabawi)." Laki-laki itu menanyakannya lagi, lalu beliau menjawab, "Shalatlah di sini." Laki-laki itu masih menanyakannya hingga beliau bersabda, "Terserah kamu, kalau begitu." (H.R. Ahmad. Isnad-nya qawi)


Al-Quds Asy-Syarif

DALAM KESEHARIAN, sebenarnya kaum Muslimin dapat mengakses seluruh kompleks Masjidil Aqsha dengan berbagai kegiatan, seperti shalat berjamaah, sekolah di madrasah, mengaji, dan sebagainya. Namun, makin hari pemerintah pendudukan Israel makin mempersulit dan mencari-cari alasan untuk membatasi aksesnya. Sebaliknya, kunjungan turis asing non-Muslim dan warga Israel yang sebenarnya dibatasi malah dilonggarkan. Beberapa tahun terakhir militer Israel merecoki dan menyerang kegiatan ibadah kaum Muslimin sampai di wilayah yang paling diakui sakralnya, yaitu shalat berjamaah/Tarawih Ramadhan di kompleks.

 

SumberKalender tahun 2024, Spesial Series: Baitul Maqdis. Yogyakarta: Pro-U Media.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Deejpilot. Diberdayakan oleh Blogger.