Fadhilah Hari Jumat: Keutamaan dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan bagi Muslim
Oleh: Ir. Tito Yuwono,
S.T., M.Sc., Ph.D., IPM
Dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta; Sekretaris Majelis
Dikdasmen PCM Ngaglik, Sleman; Ketua Joglo DakwahMu Almasykuri Yogyakarta
Hari Jumat, Hari Penuh Berkah dan Keutamaan
Hari Jumat merupakan hari yang penuh
keberkahan dan keutamaan bagi umat Islam. Pada hari yang mulia ini, terdapat
banyak amalan sunnah yang dapat dikerjakan untuk meraih pahala dan fadhilah
dari Allah ﷻ.
Amalan-amalan tersebut antara lain
memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ,
membaca Surat Al-Kahfi, mempersiapkan diri untuk menunaikan Shalat Jumat dengan
sebaik-baiknya, serta memperbanyak doa pada waktu-waktu mustajab.
Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. Segala puji
dan syukur kita panjatkan kepada Allah ﷻ
yang senantiasa melimpahkan kasih sayang dan nikmat-Nya kepada kita. Di antara
kasih sayang Allah kepada hamba-Nya adalah memilihkan waktu-waktu tertentu yang
memiliki keutamaan besar.
Salah satunya adalah hari Jumat, yang
merupakan hari raya pekanan bagi kaum Muslimin. Pada hari Jumat terdapat
berbagai amalan sunnah yang dicontohkan dan diperintahkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.
Setiap amalan sunnah yang dilakukan dengan ikhlas menjadi jalan untuk meraih
pahala dan kebaikan yang melimpah.
Sesibuk apa pun kita dalam mengurus urusan
dunia, jangan sampai kesibukan tersebut membuat kita melalaikan amalan-amalan
sunnah pada hari Jumat. Terlebih lagi, jangan sampai kita melalaikan kewajiban
utama pada hari tersebut, yaitu Shalat Jumat.
Kewajiban Menunaikan Shalat Jumat
Allah ﷻ
berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ
لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila
telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu
mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik
bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Jumu’ah: 9)
Bagi seorang Muslim yang tidak memiliki uzur
syar’i, hendaknya ia menunaikan Shalat Jumat. Shalat Jumat merupakan kewajiban
bagi kaum Muslimin, kecuali golongan yang mendapatkan pengecualian sebagaimana
dijelaskan dalam hadis Rasulullah ﷺ:
الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ
مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِلَّا أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوْ امْرَأَةٌ أَوْ
صَبِيٌّ أَوْ مَرِيضٌ
“Jumat itu wajib bagi setiap Muslim dengan
berjamaah, kecuali empat golongan: hamba sahaya, wanita, anak-anak, dan orang
yang sakit.” (HR. Abu
Dawud)
Rasulullah ﷺ
juga memberikan peringatan keras kepada orang-orang yang sering meninggalkan
Shalat Jumat. Beliau ﷺ
bersabda:
لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ
الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ
مِنَ الْغَافِلِينَ
“Hendaknya orang-orang yang suka meninggalkan
Shalat Jumat itu menghentikan kebiasaan buruknya, atau Allah akan menutup hati
mereka, kemudian mereka benar-benar termasuk orang-orang yang lalai.” (HR. Muslim)
Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ
bersabda:
مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا
طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ
“Siapa yang meninggalkan tiga kali Shalat
Jumat karena meremehkannya, maka Allah akan mengunci hatinya.” (HR. Abu Dawud)
Demikianlah peringatan Rasulullah ﷺ
mengenai pentingnya menjaga kewajiban Shalat Jumat. Selanjutnya, terdapat
berbagai keutamaan dan fadhilah amalan yang dapat dilakukan pada hari Jumat
sebagai motivasi bagi kita untuk memanfaatkan hari yang penuh keberkahan ini
dengan sebaik-baiknya.
5 Fadhilah dan Keutamaan Amalan Hari Jumat
1. Membaca Surat Al-Kahfi Mendapatkan Cahaya
antara Dua Jumat
Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan pada
hari Jumat adalah membaca Surat Al-Kahfi. Rasulullah ﷺ
bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ
الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
“Barangsiapa membaca Surat Al-Kahfi pada hari
Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Hakim)
Membaca Surat Al-Kahfi menjadi salah satu
amalan yang sangat dianjurkan untuk mengisi hari Jumat dengan ibadah dan
memperbanyak kedekatan kepada Allah ﷻ.
2. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad
ﷺ
Hari Jumat juga merupakan waktu yang
dianjurkan untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Rasulullah ﷺ
bersabda:
أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ
الْجُمُعَةِ فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
“Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada
hari Jumat. Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan
bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Baihaqi)
Oleh karena itu, hendaknya hari Jumat kita
isi dengan memperbanyak bacaan shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada
Rasulullah ﷺ sekaligus sarana untuk meraih rahmat Allah
ﷻ.
3. Mempersiapkan Shalat Jumat dengan
Sebaik-Baiknya
Persiapan menuju Shalat Jumat juga memiliki
keutamaan yang besar. Di antara amalan yang dianjurkan adalah mandi Jumat,
bersiwak, menggunakan minyak wangi, memakai pakaian terbaik, datang ke masjid,
tidak mengganggu orang lain, mendengarkan khutbah, dan menunaikan Shalat Jumat
dengan khusyuk.
Rasulullah ﷺ
bersabda:
مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَمَسَّ
مِنْ طِيبٍ إِنْ كَانَ عِنْدَهُ وَلَبِسَ مِنْ أَحْسَنِ ثِيَابِهِ ثُمَّ خَرَجَ
حَتَّى يَأْتِيَ الْمَسْجِدَ فَيَرْكَعَ إِنْ بَدَا لَهُ وَلَمْ يُؤْذِ أَحَدًا
ثُمَّ أَنْصَتَ إِذَا خَرَجَ إِمَامُهُ حَتَّى يُصَلِّيَ كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا
بَيْنَهَا وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى
“Barangsiapa mandi pada hari Jumat, memakai
siwak, memakai pakaian terbaik, menggunakan minyak wangi jika memilikinya,
kemudian pergi ke masjid tanpa mengganggu orang lain, lalu ia menunaikan shalat
dan mendengarkan khutbah imam hingga selesai Shalat Jumat, maka hal itu menjadi
penghapus dosa antara Jumat tersebut dengan Jumat sebelumnya.” (HR. Ahmad)
Hal ini menunjukkan bahwa setiap persiapan
dan adab dalam menunaikan Shalat Jumat memiliki nilai ibadah dan keutamaan yang
besar.
4. Memperbanyak Doa pada Waktu Mustajab Hari
Jumat
Di antara keistimewaan hari Jumat adalah
adanya waktu mustajab, yaitu waktu ketika doa seorang Muslim berpeluang besar
dikabulkan oleh Allah ﷻ.
Dalam hadis disebutkan:
يَوْمُ الْجُمُعَةِ ثِنْتَا عَشْرَةَ يُرِيدُ
سَاعَةً لَا يُوجَدُ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا إِلَّا
آتَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ
“Pada hari Jumat terdapat dua belas jam. Di
antara waktu tersebut ada satu waktu yang apabila seorang Muslim memohon
sesuatu kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan permohonannya. Maka
carilah waktu itu pada akhir waktu setelah Ashar.” (HR. Abu Dawud)
Oleh karena itu, waktu menjelang Maghrib
setelah Ashar pada hari Jumat hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak doa,
istighfar, dan memohon berbagai kebaikan kepada Allah ﷻ.
5. Jumat ke Jumat Menjadi Penghapus Dosa
Keutamaan besar lainnya adalah bahwa Shalat
Jumat yang dilakukan dari satu Jumat ke Jumat berikutnya dapat menjadi
penghapus dosa-dosa, selama dosa-dosa besar dijauhi.
Rasulullah ﷺ
bersabda:
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى
الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا
اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ
“Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat, dan
Ramadan ke Ramadan merupakan penghapus dosa di antara semuanya, apabila
dosa-dosa besar dijauhi.” (HR.
Muslim)
Mari Memanfaatkan Keutamaan Hari Jumat
Hari Jumat adalah kesempatan besar bagi
setiap Muslim untuk memperbanyak amal saleh. Membaca Surat Al-Kahfi,
memperbanyak shalawat, mandi dan bersiap untuk Shalat Jumat, mendengarkan
khutbah dengan baik, serta memperbanyak doa adalah sebagian amalan yang dapat
kita lakukan.
Hari Jumat penuh dengan keberkahan. Amalan
sunnah di dalamnya memiliki banyak fadhilah. Karena itu, mari segera melangkah
untuk menunaikan kewajiban Shalat Jumat dan menghidupkan sunnah-sunnah Nabi ﷺ.
Semoga Allah ﷻ
memberikan kepada kita taufik dan kemudahan untuk menjaga Shalat Jumat serta
mengamalkan berbagai sunnah yang berkaitan dengannya.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Nashrun minallahi wa fathun qarib.
Sumber: Suara Muhammadiyah

Tidak ada komentar