Header Ads

Header ADS

Qubbah Ash-Shakhrah


Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu berkata:

Rasulullah ï·º bersabda, "Janganlah bersusah payah melakukan safar (perjalanan) kecuali ke tiga masjid; Masjidil Haram, Masjidil Madinah (Nabawi), dan Masjidil Aqsha."

Abu Sa'id radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah ï·º mengantar seorang laki-laki, lalu beliau bertanya, "Engkau mau ke mana?"

Dia menjawab, "Aku ingin pergi ke Baitul Maqdis."

Maka Nabi bersabda, "Sungguh, shalat di Masjid (Nabawi) ini lebih utama 1.000 kali shalat daripada shalat di tempat lain, kecuali Masjidil Haram."

(H.R. Ahmad. Isnad-nya shahih)


Apa saja isi kompleks Masjidil Aqsha?

Selain Jami' al-Qibli, ada banyak bangunan kecil dalam kompleks tersebut. Bangunan yang terlihat paling megah dan paling eyecatching untuk menjadi objek foto adalah Qubbah ash-Shakhrah (Kubah Batu atau Dome of the Rock) yang berlapis emas. Inilah bangunan yang paling sering disalahsangkai sebagai Masjidil Aqsha, padahal ia hanya salah satu dari bangunan dalam kompleks besar Masjidil Aqsha (al-Haram asy-Syarif).

Seperti halnya Jami' Qibli, Qubbah ash-Shakhrah dibangun megah pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan tahun 71 H, kemudian direnovasi masa Khalifah Abbasiyyah al-Ma'mun (memerintah 813–833 M). Diyakini bahwa Nabi Muhammad ï·º mi'raj (naik ke langit) ketika peristiwa Isra' Mi'raj dengan berpijak pada bebatuan (shakhrah) yang kini berada di bawah tengah-tengah kubah besar ini. Usaha menghias paling mencolok atas kubah ini terjadi pada masa Khilafah Utsmaniyyah (Turki Utsmani), yaitu dengan melapisi emas pada kubahnya dan memberi ukiran indah pada tembok segi delapannya.


Sumber: Kalender tahun 2024, Spesial Series: Baitul Maqdis. Yogyakarta: Pro-U Media.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Deejpilot. Diberdayakan oleh Blogger.