Header Ads

Header ADS

UMS Gelar Pelatihan One Dosen One Tendik One AUM untuk Penguatan Ideologi Persyarikatan


SURAKARTA — Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pelatihan One Dosen–One Tendik–One AUM. Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026, bertempat di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7, Kampus UMS. Agenda ini dirancang sebagai langkah nyata dalam optimalisasi peran sivitas akademika untuk terjun langsung menggerakkan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta ranting di tingkat akar rumput.

Kepala Bidang Pengembangan Persyarikatan LP3A UMS menjelaskan bahwa program One Dosen–One Tendik–One AUM merupakan kebijakan yang mewajibkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UMS tidak hanya aktif dalam aktivitas akademik di dalam kampus, tetapi juga berkontribusi nyata di lingkungan persyarikatan.

Sinergi Akademisi dan Penguatan Amal Usaha Muhammadiyah

Pelatihan pengembangan persyarikatan ini menghadirkan skema plotting peserta yang masif, melibatkan perwakilan dari puluhan program studi, fakultas, direktorat, lembaga, badan, hingga UPT di lingkungan UMS. Melalui keterlibatan menyeluruh ini, implementasi program diharapkan dapat berjalan selaras dan berdampak luas bagi penguatan ideologi persyarikatan Muhammadiyah.

Rangkaian acara dipandu oleh Prof. Kuswaji, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta sambutan pembuka (opening speech) oleh Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutoharun Jinan, M.Ag.

Dukungan PDM Sukoharjo: Membumikan Muhammadiyah di Solo Raya

Program ini mendapatkan respons positif dari struktural persyarikatan di tingkat daerah. Harjanto, M.Pd., yang hadir mewakili Ketua PDM Sukoharjo, menyambut gembira peluncuran dan pelaksanaan program sinergis ini.

Menurutnya, langkah UMS ini tidak hanya menjadi pilar penguatan ideologi Muhammadiyah di kalangan internal kampus, tetapi juga menjadi instrumen taktis untuk membumikan gerakan Muhammadiyah di wilayah Solo Raya melalui optimalisasi peran AUM. Keterlibatan aktif dosen dan tendik dinilai akan mempercepat akselerasi dakwah persyarikatan yang langsung menyentuh masyarakat luas.

Refleksi Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Memasuki sesi inti, Ketua LP3A UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., memaparkan materi krusial mengenai “Pengantar Program Konsep One Dosen–One Tendik–One AUM serta Arah Kebijakan Pendampingan Ranting dan AUM”.

Sebagai pemantik untuk membangkitkan jiwa kemuhammadiyahan dan meneguhkan kembali tujuan berorganisasi, Bambang Sukoco mengajak seluruh peserta melakukan refleksi mendalam dengan mengutip ideologi dasar persyarikatan:

“Maka, dengan Muhammadiyah ini, mudah-mudahan umat Islam dapatlah diantarkan ke pintu gerbang surga jannatun na’im dengan keridaan Allah Yang Rahman dan Rahim,” ujar Bambang Sukoco saat menyampaikan materinya di hadapan ratusan utusan unit UMS.

Selain paparan dari LP3A, guna memberikan wawasan praktis, pelatihan ini juga menghadirkan Kepala Desa Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo, Yusuf Aziz Rahma, S.Pd., M.M., yang mengupas tuntas best practice pengembangan AUM berbasis desa. Penguatan materi kemudian dilengkapi oleh Ketua LPCR PWM Jawa Tengah, Prof. Dr. Suwarno, M.Si., yang mengulas strategi taktis pengembangan ranting dan cabang Muhammadiyah melalui peran aktif dosen serta tendik.

Komitmen Kehadiran dan Tindak Lanjut Program

Sesuai dengan surat undangan resmi bernomor 70/LP3A/B3.11/IV/2026, pihak panitia penyelenggara telah menginstruksikan kepada seluruh unit utusan untuk melakukan konfirmasi komitmen kehadiran secara digital. Langkah ini dilakukan untuk memastikan plotting jumlah peserta yang mewakili setiap klaster universitas dapat terdata dengan akurat demi kelancaran implementasi program jangka panjang.

Melalui pelaksanaan Pelatihan One Dosen–One Tendik–One AUM ini, LP3A UMS berharap dapat melahirkan kader-kader persyarikatan yang adaptif, inovatif, serta mampu menjadi motor penggerak kemajuan bagi Amal Usaha Muhammadiyah, baik di wilayah Solo Raya maupun dalam skala nasional.

Kontributor: Harjanto, M.Pd.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh Deejpilot. Diberdayakan oleh Blogger.