Persiapan Ramadhan Menurut Muhammmadiyah
Serial
Tuntunan Ibadah pada Bulan Ramadhan (1)
1. Dituntunkan agar setiap Muslim dan Muslimah mempersiapkan diri pribadi
baik secara lahir maupun batin, serta memperbanyak melakukan puasa sunat di
bulan Sya‘ban, berdasarkan hadits Nabi Muhammad ﷺ,
عَنْ
عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ
اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ
أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
“Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anhuma
(diriwayatkan bahwa) ia berkata: Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa sebulan penuh selain bulan
Ramadhan. Aku juga tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa selain di
bulan Sya‘ban.” (Muttafaq ‘Alaih)
Tuntunan Qiyamu Ramadhan (Shalat Tarawih) Menurut Muhammadiyah
2. Melakukan pengkondisian Ramadhan pada bulan Sya‘ban di lingkungan
masyarakat, rumah, dan masjid-masjid dengan memperbanyak informasi dan kajian
tentang Tuntunan Ibadah Ramadhan.
3. Mempersiapkan sarana dan prasarana kegiatan di bulan Ramadhan, seperti
sound system yang memadai, mempersiapkan dan membersihkan tempat wudhu, air
wudhu, kotak-kotak infaq, peralatan takjil, dan lain-lain.
4. Kebersihan, baik di dalam masjid maupun di lingkungan sekitarnya.
5. Pengaturan shaf dan keamanan.
6. Jadwal muadzin, imam, penceramah, dan penjemputannya.
7. Menyiapkan jadwal kegiatan seperti kajian-kajian, TPA, bakti sosial, dan
lain-lain.
8. Mempersiapkan tempat shalat Idul Fitri, Imam/Khatib, dan penjemputannya.
9. Membentuk Amil Zakat untuk memungut dan membagikannya serta
mempersiapkan peralatannya.
Sumber: Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (2019). Tuntunan ibadah pada bulan Ramadhan (Cetakan ke-9). Yogyakarta: Gramasurya.

Tidak ada komentar