Kultum Ramadhan: Hikmah Beriman Kepada Malaikat
Kultum Ramadhan: Hikmah Beriman Kepada Malaikat
Muhamad Fikri Aththoriq, S.Pd
Anggota Majelis Tabligh PCM Blimbing, Guru SMP Muhammadiyah Imam
Syuhodo
﷽
ٱلسَّلَامُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
ٱلْحَمْدُ
لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ، وَلَا عُدْوَانَ
إِلَّا عَلَى الظَّالِمِينَ.
وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ
وَالْمُرْسَلِينَ، نَبِيِّنَا وَحَبِيبِنَا مُحَمَّدٍ، أَرْسَلَهُ رَسُولَهُ
بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ، وَعَلَىٰ أَزْوَاجِهِ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ، وَمَنْ
تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
.أَمَّا بَعْدُ…
Jamaah sekalian yang dimuliakan Allah,
Pernahkah kita merenung bahwa setiap detik
dalam hidup kita, ada makhluk-makhluk mulia yang selalu mengawasi? Makhluk yang
tidak terlihat oleh mata kita, namun selalu hadir:
- mencatat setiap ucapan kita,
- menjaga kita dari bahaya,
- mengaminkan doa-doa kita,
- memohonkan ampunan untuk kita,
- kelak akan
bertanya kepada kita di alam kubur.
Merekalah para malaikat, makhluk suci yang
tidak pernah bermaksiat, tidak pernah lelah, dan tidak pernah menunda ketaatan
kepada Rabb-nya.
Pada kesempatan kali ini, mari kita renungkan
bersama: Apa hikmah beriman kepada malaikat? Dan bagaimana keyakinan ini dapat
mengubah cara kita menjalani hidup?
Makna Iman kepada Malaikat
Buya Yunahar Ilyas dalam Kuliah Aqidah Islam
menulis, “Iman kepada malaikat adalah salah satu dari rukun iman yang tidak
boleh sedikit pun bercampur dengan keraguan. Ia termasuk dalam pengertian al-birru
(kebajikan)”.
Iman kepada malaikat berarti meyakini dengan
pasti bahwa malaikat adalah makhluk Allah ﷻ yang diciptakan dari cahaya, selalu taat, dan diberikan tugas-tugas
khusus. Dalam QS. At-Tahrīm [66] ayat 6 Allah ﷻ berfirman,
﴿ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ
وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ﴾
“Mereka tidak pernah mendurhakai Allah
terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang
diperintahkan.”
Dalam hadis Riwayat Imam Muslim, dari Aisyah RA,
ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ
bersabda,
"خُلِقَتِ المَلائِكَةُ مِن
نُورٍ، وخُلِقَ الجانُّ مِن مَارِجٍ مِن نَارٍ، وخُلِقَ آدَمُ مِمَّا وُصِفَ لَكُم"
“Para malaikat diciptakan dari cahaya, jin
diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah disebutkan
kepada kalian.”
Kultum Ramadhan: Perusak Amalan di Bulan Ramadhan
Jama’ah yang dirahmati Allah,
Hikmah-hikmah Beriman Kepada Malaikat
Allah ﷻ memiliki nama Al-Hakim, yang artinya Maha Bijaksana, maka bukti
bahwa kita mengimani nama Allah ﷻ tersebut adalah kita yakin bahwa Allah ﷻ memerintahkan beriman kepada para malaikatnya bukanlah suatu hal
yang sia-sia dan tidak ada manfaatnya. Maka berikut secuil hikmah yang dapat
kita ambil dari beriman kepada para malaikat Allah ﷻ
1. Menumbuhkan Rasa Diawasi Allah
Tentunya sebagai seorang mukmin hendaknya
selalu merasa diawasi oleh Allah ﷻ karena mengimani nama Allah al Bashiir yang Maha Melihat.
Tak lupa bahwa Allah ﷻ
juga memiliki pasukan malaikat yang senantiasa mengawasi setiap gerak gerik dan
ucapan kita, yang Allah sebutkan dalam firman-Nya dalam QS. Qāf [50] ayat 18,
﴿ مَا يَلْفِظُ
مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ ﴾
“Tidak ada satu ucapan pun yang
diucapkannya melainkan ada malaikat pengawas yang selalu siap mencatat.”
2. Mendorong untuk Rajin Beramal Shalih
Biasanya seseorang membutuhkan motivator dan
mentor untuk menjadi penyemangat dalam sebuah aktifitasnya, maka Allah ﷻ pun siapkan para malaikat untuk senantiasa mendorong kita menuju
kebaikan, di antara bentuk nyata dari dukungan para malaikat terhadap manusia
untuk melakukan kebajikan adalah sebagaimana disebutkan dalam hadis Riwayat Abu
Dawud, dan Tirmidzi, Rasulullah ﷺ bersabda,
وَإِنَّ
الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَصْنَعُ
“Sesungguhnya para malaikat benar-benar
membentangkan sayap-sayapnya bagi penuntut ilmu karena ridha terhadap apa yang
ia lakukan.”
Juga dalam hadisnya yang lain pada riwayat
Tirmidzi no. 2685, Rasulullah bersabda,
إِنَّ
اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَيُصَلُّونَ عَلَى
مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ
“Sesungguhnya Allah, para malaikat,
penghuni langit dan bumi, benar-benar bershalawat (mendoakan) kepada orang yang
mengajarkan kebaikan kepada manusia.”
Dan masih banyak
dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut.
3. Menghadirkan Rasa Tenang karena Dijaga
Allah juga siapkan para malaikat yang
berfungsi untuk menjaga dan melindungi hamba-Nya dari mara bahaya, dalam QS.
Ar-Ra'd [13] ayat 11, Allah ﷻ berfirman,
﴿ لَهُ مُعَقِّبَاتُ مِنْ بَيْنِ يَديْهِ
وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُوْنَهُ مِنْ أَمْرِ
اللهِ ﴾
“Baginya ada para malaikat penjaga dari arah depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah.”
4. Membuat Kita Siap Menghadapi Akhirat
Dalam QS. Fussilat
[41] ayat 30, Allah ﷻ
berfirman,
﴿
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ
اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا
تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ ﴾
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata:
‘Rabb kami adalah Allah,’ lalu mereka istiqamah, maka para malaikat akan
turun kepada mereka (saat kematian) seraya berkata: ‘Jangan takut, jangan
bersedih, dan bergembiralah dengan surga yang dijanjikan untuk kalian.’”
Maka orang yang beriman kepada malaikat akan
(1) menjaga keistiqamahan, (2) mempersiapkan amal demi husnul khatimah, (3)
berharap kabar gembira dari malaikat saat kematian. Dengan demikian, kita akan
siap menghadapi akhirat.
5. Menumbuhkan Syukur atas Besarnya Kasih Sayang Allah
Berikut ayat yang menunjukkan bahwa malaikat
adalah tentara rahmat Allah, di antaranya dalam QS. Fathir [35] ayat 1, Allah ﷻ berfirman,
﴿ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي
أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ ۚ
يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ ۚ
إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ﴾
“(Allah adalah) yang menjadikan para
malaikat sebagai para utusan (yang memiliki) sayap-sayap, Allah menambahkan
dalam ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki.”
Malaikat adalah utusan Allah untuk membawa
wahyu, rahmat, pertolongan, dan kebaikan. Mengetahui hal ini menumbuhkan rasa
syukur karena Allah mengatur makhluk yang menjaga dan menyampaikan rahmat-Nya
kepada kita.
Juga dalam QS. Al-Anbiya’[21] ayat 28 Allah ﷻ berfirman,
﴿وَيَسْتَغْفِرُونَ لِمَنْ فِي الْأَرْضِ﴾
“Dan mereka (para malaikat) memohonkan
ampun bagi orang-orang di bumi.”
Malaikat memintakan ampun untuk manusia, ini
adalah karunia besar dari Allah, sehingga mempelajari hal ini membuat seorang
mukmin semakin bersyukur.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Setelah kita mengetahui bahwa setiap langkah
kita disaksikan malaikat, setiap amal dicatat, setiap doa diaminkan, dan setiap
detik kita dijaga, masih pantaskah kita bermaksiat?
Iman kepada malaikat seharusnya membuat kita (1)
lebih takut kepada Allah, (2) lebih rajin beribadah, (3) dan lebih tenang
menjalani hidup.
Kita tidak pernah sendirian. Di setiap sisi
dari hidup kita selalu ada para malaikat Allah yang senantiasa mengawasi dan
menjaga serta mendoakan dan memohonkan ampunan untuk kita.
اللَّهُمَّ
ثَبِّتْ إِيمَانَنَا بِمَلَائِكَتِكَ، وَاجْعَلْنَا عِبَادًا تَحْتَ رِقَابَتِكَ،
نَخْشَاكَ خَوْفًا صَادِقًا وَنَرْجُو رَحْمَتَكَ، وَثَبِّتْ إِيمَانَنَا إِلَى
آخِرِ الْحَيَاةِ.
وَاللَّهُ
تَعَالَى أَعْلَمُ وَأَحْكَمُ بِالصَّوَابِ.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Tidak ada komentar