Perkuat Imam dan Takmir, Majelis Tabligh PDM Solo Raya Gelar Pelatihan Jelang Ramadhan 1447 H
Karanganyar –
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Tabligh
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Solo Raya menyelenggarakan Pelatihan Imam
dan Khatib bagi mubaligh dan imam masjid Muhammadiyah se-Solo Raya.
Pelatihan yang
digelar oleh Majelis Tabligh PDM Karanganyar sebagai tuan rumah ini
dilaksanakan di MI Muhammadiyah Karanganyar pada Senin (16/2/2026), bertepatan
dengan 28 Sya’ban 1447 H, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Kegiatan tersebut
diikuti oleh 215 peserta.
Peserta berasal
dari mubaligh dan imam masjid Muhammadiyah maupun masjid yang berafiliasi
dengan Muhammadiyah dari berbagai daerah, yakni Sukoharjo, Surakarta, Boyolali,
Sragen, Wonogiri, Klaten, dan Karanganyar.
Koordinator Korps
Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Daerah Sukoharjo, Harjanto Wiwoho, M.Pd.,
menyampaikan bahwa khusus dari Sukoharjo, peserta berasal dari unsur Majelis
Tabligh PDM Sukoharjo dan perwakilan seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)
se-Kabupaten Sukoharjo dengan jumlah 31 orang.
“Rinciannya
terdiri atas unsur Majelis Tabligh PDM Sukoharjo sebanyak 3 orang, PCM Blimbing
2 orang, PCM Bekonang 3 orang, PCM Grogol 2 orang, PCM Gatak 2 orang, PCM
Nguter 2 orang, PCM Weru 3 orang, PCM Baki 5 orang, PCM Sukoharjo 1 orang, PCM
Tawangsari 1 orang, PCM Kartasura 5 orang, PCM Bulu 1 orang, serta perwakilan
PCM lainnya,” ujar Harjanto.
Menurutnya,
partisipasi tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh PCM di Sukoharjo dalam
memperkuat kualitas imam dan mubaligh di lingkungan Muhammadiyah.
Perkuat
Kompetensi Imam dan Khatib
Acara pembukaan
dihadiri oleh Koordinator Majelis Tabligh PDM Solo Raya, Ustadz H. Ahmad
Sukidi, M.Pd., serta jajaran pimpinan Muhammadiyah Karanganyar, termasuk Ketua
PDM Karanganyar Ustadz Muhammad Arif B., M.Pd., Bendahara PDM, dan Ketua
Majelis Tabligh PDM Karanganyar Ustadz Muh. Taqwim, M.Pd., beserta unsur
lembaga dan organisasi otonom Muhammadiyah.
Kegiatan diawali
dengan pembacaan basmalah yang dipandu oleh Ustadz Isna Hidayat, S.Pd.,
dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Muh. Syahrul Shidiq,
S.Pd.I., M.Pd.I., serta menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama.
Ketua Panitia,
Ustadz Muh. Aziz Qohar, S.Sy., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa
pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas
imam dan khatib Muhammadiyah.
“Selain
meningkatkan kualitas keilmuan dan keterampilan imam, kegiatan ini juga menjadi
sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar mubaligh dan imam khatib se-Solo
Raya,” ujarnya.
Ketua Majelis
Tabligh PWM Jawa Tengah, Ustadz Dr. Ali Trigiyatno, S.Ag., M.Ag., dalam
sambutannya menegaskan pentingnya peran imam dan khatib dalam membina umat dan
memakmurkan masjid.
“Pelatihan ini
bertujuan membekali imam dan khatib masjid Muhammadiyah agar memiliki
kompetensi yang unggul menjelang Ramadhan,” terangnya.
Materi
Fiqh Shalat, Tahsin Al-Qur’an, dan Manajemen Masjid
Pelatihan ini
menghadirkan sejumlah materi penting, di antaranya Fiqh Shalat yang disampaikan
oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah dengan moderator Ustadz Muh. Aziz
Qohar, S.Sy., M.Pd. Materi ini memberikan penguatan pemahaman fiqh sebagai
landasan utama dalam memimpin ibadah shalat.
Selain itu,
peserta juga mendapatkan materi teori dan praktik bacaan Al-Fatihah, bacaan
gharib, serta tahsin Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Gunawan,
S.Pd.I., Al-Hafidz, dengan moderator Ustadz Jabbar Sambudi, S.E.I. Materi ini
bertujuan memastikan imam memiliki bacaan Al-Qur’an yang baik, benar, dan
sesuai kaidah tajwid.
Materi lainnya
mengenai memakmurkan masjid disampaikan oleh Ustadz Ir. H. Kusnadi Ikwani,
M.M., yang menekankan pentingnya peran imam dan takmir dalam menjadikan masjid
sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat.
Sosialisasi
Pendataan Masjid dan Mubaligh
Dalam kesempatan
tersebut, Majelis Tabligh PP Muhammadiyah juga menyampaikan sosialisasi
pendataan masjid dan mubaligh melalui aplikasi SITAMA yang dipaparkan oleh
Ustadz Dr. Waluyo dan Ustadz Ary Kurniawan, M.Pd. Program ini bertujuan
memperkuat sistem pendataan serta koordinasi dakwah Muhammadiyah secara
nasional.
Melalui pelatihan
ini, para imam dan khatib Muhammadiyah diharapkan semakin siap menyambut
Ramadhan 1447 H dengan kualitas keilmuan, bacaan, dan kepemimpinan ibadah yang
lebih baik, serta mampu berperan aktif dalam memakmurkan masjid dan membina
umat di wilayah masing-masing.
Kontributor: Harjanto, M.Pd.
Tidak ada komentar