Progres Gedung Dakwah Muhammadiyah Mranggen Capai 80 Persen, Ranting Incar Perluasan Lahan untuk Masjid
MRANGGEN – Ketua Takmir Masjid Baitul Ghofur sekaligus Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mranggen, Cabang Blimbing Daerah Sukoharjo, Mahfudi, mengumumkan pencapaian pembangunan gedung dakwah sebesar 80 persen sekaligus memulai rencana pembebasan lahan untuk penyembelihan hewan qurban saat menyambut ratusan anggota KMM Blimbing di masjid setempat, pada Rabu malam (1/4/2026).
Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah di Ranting Mranggen tersebut kini menjadi salah satu simbol kemajuan syiar Islam di Cabang Blimbing, Sukoharjo. Proyek ini diharapkan menjadi pusat kegiatan umat yang lebih representatif dan fungsional.
Mahfudi menegaskan pentingnya konsistensi dakwah setelah bulan suci berakhir. Beliau berharap semangat Ramadan dapat bertransformasi menjadi aksi nyata bagi kemajuan organisasi dan masyarakat luas.
"Semoga setelah Ramadan ini kita bertambah giat dakwahnya. Seperti di Ranting Mranggen, kita semangat untuk menyelesaikan gedung dakwah yang saat ini sudah mencapai 80 persen," ujar Mahfudi dalam sambutannya.
Target Pembebasan Lahan Masjid
Selain menuntaskan fisik gedung dakwah oleh ranting, pengurus masjid juga tengah fokus pada perluasan area infrastruktur. Agenda utama selanjutnya adalah penyediaan lahan khusus yang representatif untuk kegiatan sosial keagamaan tahunan.
Oleh karena itu, pihak takmir secara terbuka mengajak para da'i yang hadir malam itu untuk ikut berkontribusi dalam rencana besar tersebut. Dukungan kolektif menjadi kunci utama agar program ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.
"Mohon doa dan dukungan agar masjid ini bisa segera membebaskan tanah untuk lokasi penyembelihan qurban," tambah Mahfudi.
Penguatan Jati Diri Mubaligh
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Ustaz KH. Wiwaha Aji Santosa, S.Pd. memberikan apresiasi tinggi terhadap pergerakan dakwah di Ranting Mranggen khususnya maupun di Cabang Blimbing secara umum. Menurutnya, kesuksesan fisik bangunan harus berbanding lurus dengan kualitas para dai di lapangan.
Beliau mendorong agar para mubaligh tetap teguh memegang prinsip dakwah dan perjuangan persyarikatan di tengah tantangan zaman yang dinamis. KMM Cabang Blimbing diharapkan terus menjadi motor penggerak dakwah yang solutif dan mencerahkan.
"Saya mendorong agar dipahami, kita harus memperkuat jati diri Muhammadiyah. Da'i senior harus memberi keteladanan pada yang muda agar istiqamah dan tidak silau," pesan Ustaz Wiwaha.

Tidak ada komentar