Investasi Karakter Anak, MTs Muhammadiyah Tawangsari Perkuat Sinergi Orang Tua dan Madrasah
TAWANGSARI — Keberhasilan pendidikan karakter anak tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pihak sekolah, melainkan membutuhkan investasi serta sinergi erat dengan orang tua di rumah. Pesan krusial tersebut menjadi pilar utama dalam agenda Silaturahmi dan Sosialisasi Program Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar MTs Muhammadiyah Tawangsari di aula madrasah pada Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung maraton dalam dua sesi ini diikuti ratusan wali murid dari kelas reguler maupun program khusus. Sesi pagi dihadiri wali murid kelas 8 dan 9 pada pukul 07.30–10.30 WIB, sedangkan sesi siang dihuni wali murid kelas 7 pada pukul 12.30–15.00 WIB. Pertemuan interaktif ini diselenggarakan untuk membedah arah kebijakan madrasah sekaligus menyelaraskan pengasuhan anak di rumah dan sekolah.
Pentingnya Sinergi Pengasuhan Orang Tua dan Sekolah
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tawangsari, Drs. H. Muh. Subekti, menegaskan bahwa waktu efektif anak di sekolah hanya berkisar 8 jam, sedangkan 16 jam sisanya dihabiskan di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, kolaborasi aktif antara wali murid dan pendidik menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan karakter anak.
"Menyekolahkan anak adalah sebuah investasi. Namun ingat, orang tua tidak boleh menyerahkan seluruh proses pendidikan anak bulat-bulat kepada pihak sekolah. Sekolah dan rumah harus berada dalam satu komando," ujar Drs. H. Muh. Subekti saat memberikan pencerahan di hadapan ratusan wali murid.
Beliau juga menambahkan pesan spiritual berdasarkan surah Al-Inshiqaq bahwa hidup adalah proses membuat catatan amalan. Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Tawangsari, H. Sri Raharjo, S.Ag., turut menyampaikan komitmen penuh lembaga dalam mendukung pencetakan generasi muda yang berkarakter islami dan tangguh.
Pemaparan Program Strategis dan Dampak Nyata pada Siswa
Jajaran pimpinan madrasah memaparkan tiga fokus program strategis untuk satu tahun ke depan. Waka Kurikulum Ferawati Asna Khoiriyah, S.Pd., memaparkan target akademik, Waka Kesiswaan Satrio Aji, S.Pd., menjelaskan penegakan kedisiplinan dan pembentukan karakter pimpinan muda, serta Eni Indriyani, S.Ag., memaparkan transparansi administrasi dan keuangan.
Sinergi dan program unggulan tersebut terbukti memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku siswa. Salah satu wali murid kelas 9A Program Khusus Unggulan Tahfidz & IT, Wahid Munadi, membagikan kesaksiannya mengenai perkembangan kemandirian sang anak, Muh. Zidan Hilal Arhan, selama menimba ilmu di madrasah ini.
Ia mengungkapkan bahwa anaknya kini telah memiliki kesadaran beribadah yang tinggi tanpa harus terus didorong. "Waktu kelas 7, anak saya masih susah dibangunkan shalat Subuh. Masuk kelas 8 mulai bisa bangun saat dibangunkan, dan di kelas 9 ini dia sudah punya kemandirian penuh untuk bangun Subuh sendiri," ungkap Wahid.
Kepala MTs Muhammadiyah Tawangsari, H. Nardi, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmen jajaran pendidik untuk terus mengawal tumbuh kembang peserta didik secara berkesinambungan. Melalui kolaborasi yang kokoh ini, MTs Muhammadiyah Tawangsari optimistis mampu mencetak generasi rabbani yang berprestasi dan berkarakter mulia.
Kontributor: Janan Qoni'ah

Tidak ada komentar