Header Ads

Header ADS

Kwarcab HW Baki Sabet Juara Umum Ceria Pandu Athfal 2026 di Polokarto


BAKI — Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) Baki sukses menyabet gelar Juara Umum Ceria Pandu Athfal 2026. Prestasi gemilang ini diraih setelah mendominasi ajang bergengsi yang berlangsung di Lapangan Tepisari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo.

Keberhasilan Kwarcab HW Baki memboyong piala Juara Umum Ceria Pandu Athfal 2026 menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan karakter serta ketangkasan para pandu cilik Muhammadiyah di wilayah Baki.

Dominasi Lomba di Lapangan Tepisari
Kompetisi yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) ini berlangsung sangat meriah sejak pagi hari. Ratusan pandu Athfal dari berbagai kontingen di bawah Kwartir Daerah (Kwarda) HW Sukoharjo berkumpul memadati area Lapangan Tepisari untuk menguji kedisiplinan dan kerja sama tim.

Para peserta bersaing ketat dalam sejumlah cabang perlombaan ketangkasan maupun keagamaan. Di antaranya adalah lomba K3 Tenda, pionering pembuatan dragbar, Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB), Lomba Cerdas Cermat (LCC), hingga karya kreasi hasta karya.

Kwarcab HW Baki berhasil menunjukkan keunggulannya dengan menyapu bersih trofi Juara 1 cabang lomba LCC dan K3 Tenda untuk kategori kuntum putra maupun putri. Selain itu, kontingen Baki juga sukses meraih Juara 3 pada cabang lomba pionering kuntum putri. Akumulasi poin tertinggi tersebut memastikan gelar Juara Umum Ceria Pandu Athfal 2026 jatuh ke tangan Kwarcab Baki.

Hasil Kerja Keras dan Sinergi Tim
Ketua Kontingen Kwarcab HW Baki, Ramanda Fajar Efrilianto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas pencapaian luar biasa anak-anak bimbingannya.

"Prestasi ini adalah buah dari latihan keras anak-anak, dukungan luar biasa dari para ramanda, bunda, pelatih, serta doa dari seluruh warga Muhammadiyah di Baki. Semoga pencapaian ini makin memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan berprestasi di Kepanduan Hizbul Wathan," ujar Fajar.

Hal senada diungkapkan oleh Bunda Wulan selaku salah satu pembimbing utama kontingen. Menurutnya, persiapan intensif selama dua minggu menjadi kunci keberhasilan para peserta di lapangan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Prestasi sebagai Juara Umum ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan intensif anak-anak selama 2 minggu. Mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa di Lapangan Tepisari," tutur Wulan.

Perjuangan Pantang Menyerah Pandu Cilik
Kisah dramatis dan memukau dialami oleh Annaya dan Azwaja, pimpinan regu dari kontingen Baki. Mereka menceritakan perjuangan pantang menyerah saat menghadapi kendala teknis pada cabang lomba K3 Tenda.

"Kemarin waktu latihan sempat capek dan panas-panasan. Saat lomba K3 Tenda ada sedikit kendala, barang-barang kami belum juga datang, padahal kwarcab lain sudah berdiri gapura dan tendanya dengan kokoh," kenang Annaya dan Azwaja.

Meski sempat tertinggal dan hanya menyisakan waktu kurang dari satu jam, kerja sama solid membuat mereka berhasil mendirikan tenda dengan sempurna hingga meraih juara.

"Dengan sisa waktu yang kurang dari 1 jam, alhamdulillah kita bisa menyelesaikannya dengan sangat baik. Senang dan bangga sekali rasanya bisa ikut mengharumkan nama Baki," tambah mereka dengan senyum mengembang.

Ajang Ceria Pandu Athfal 2026 bukan sekadar wadah kompetisi semata, melainkan sarana silaturahmi sekaligus penanaman karakter mandiri dan berakhlak mulia bagi generasi muda Muhammadiyah sejak dini. Keberhasilan Kwarcab HW Baki meraih Juara Umum Ceria Pandu Athfal 2026 ini diharapkan memicu semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kader di masa mendatang.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.