Beasiswa LAZISMU Pemalang Jamin Biaya Sekolah 35 Siswa Yatim Selama Setahun
PEMALANG – Sebanyak 35 siswa yatim dan dhuafa di Pemalang kini dapat bernapas lega setelah menerima kepastian beasiswa pendidikan selama satu tahun penuh dari LAZISMU. Bantuan berkelanjutan ini diserahkan langsung dalam momentum santunan yatim piatu Ramadan sinergi dengan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pemalang, Senin (16/3/2026).
Beasiswa ini menyasar 35 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di wilayah Pemalang. Berbeda dengan santunan tunai biasa, bantuan ini merupakan biaya pendidikan yang cair setiap bulan. Skema tersebut menjamin keberlangsungan studi para penerima manfaat selama satu tahun ajaran penuh.
Ketua Badan Pengurus LAZISMU Pemalang, Sudjadi, menegaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi konkret bagi keluarga kurang mampu. Fokus utamanya adalah meringankan beban finansial agar anak-anak tetap fokus belajar di sekolah.
"Program beasiswa ini bertujuan untuk meringankan beban biaya pendidikan para siswa yatim dan dhuafa agar mereka dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih tenang," ujar Sudjadi saat memberikan sambutan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Pemalang.
Optimalisasi Dana Zakat Muhammadiyah untuk Pendidikan
Penyaluran beasiswa pendidikan 2026 ini juga berdampak positif pada ekosistem sekolah. Selain membantu siswa secara personal, dana ini turut menyokong stabilitas finansial lembaga pendidikan yang menaungi mereka. Hal tersebut menciptakan perputaran manfaat yang lebih luas bagi persyarikatan.
"Ketika siswa dapat memenuhi kewajiban biaya pendidikannya melalui beasiswa ini, maka dana tersebut secara tidak langsung juga dapat membantu operasional sekolah secara kelembagaan," tambah Sudjadi.
Senada dengan hal itu, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang, Ari Fitriadi, menyebut program ini sebagai terobosan distribusi zakat yang progresif. Menurutnya, langkah LAZISMU Pemalang dalam mengelola santunan yatim piatu Ramadan menjadi beasiswa tahunan adalah model yang patut dicontoh hingga tingkat Jawa Tengah.
Dorongan Moral dan Motivasi Berprestasi
Selain bantuan finansial, para siswa mendapatkan suntikan semangat untuk meraih cita-cita. Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Pemalang, One Fase Kurniawan, berharap bantuan ini menjadi pemicu prestasi akademik yang lebih baik.
"Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral agar mereka terus rajin belajar demi meraih masa depan yang lebih baik," ujar One Fase Kurniawan.
Acara yang berlangsung khidmat pada 27 Ramadan 1447 H ini ditutup dengan sesi motivasi bagi para siswa. Ari Fitriadi berpesan agar para penerima manfaat menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan di lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan kemudian berakhir dengan buka puasa bersama yang melibatkan orang tua siswa dan para guru.

Tidak ada komentar