Identitas Santri Muhammadiyah Harus Terus Melekat di Tengah Masyarakat
SUKOHARJO – Mudir Ma’had Ki Bagus Hadikusumo, Ustadz Barik Pradana, menginstruksikan seluruh mahasantri untuk tetap menjaga akhlak dan jati diri santri saat berada di lingkungan sosial.
Pesan mendalam ini mengemuka saat Ma’had Ki Bagus Hadikusumo Telukan menggelar ifthor jama’i dan sarasehan di Sukoharjo, Selasa (10/3/2026). Mudir Ma’had, Ustadz Barik Pradana, menegaskan bahwa nilai-nilai kepesantrenan harus tetap melekat kuat dalam diri setiap mahasantri.
Menjaga Etika Santri di Masyarakat
Menurutnya, menjaga akhlak yang baik merupakan tanggung jawab moral yang besar. Oleh karena itu, para santri wajib menjadi teladan di lingkungan masing-masing, terutama saat berinteraksi langsung dengan warga.
"Saya mengajak seluruh mahasantri untuk senantiasa menjaga identitas sebagai santri di mana pun dan kapan pun berada," ujar Ustadz Barik Pradana.
Beliau menambahkan bahwa semangat menuntut ilmu tidak boleh luntur meskipun sedang berada di luar lingkungan pesantren.
Selanjutnya, beliau berharap perilaku santun tersebut mampu mengharumkan nama baik lembaga.
"Nilai-nilai kepesantrenan dan akhlak yang baik hendaknya tetap melekat, sehingga mampu menjaga nama baik Ma’had Tahfiz Da’i Mandiri Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo di tengah masyarakat," tegasnya.
Apresiasi dan Khidmat untuk Umat
Senada dengan hal itu, Dewan Pembina Ma’had, Ustadz Dr. Srilahir, turut memberikan pembekalan penting. Beliau mengapresiasi kerja keras seluruh pengajar yang terus berkhidmat dalam proses pembelajaran.
Hingga saat ini, Ma’had Ki Bagus Hadikusumo Telukan terbukti konsisten menjalankan misi dakwahnya. "Dengan izin Allah Ta’ala, sampai sekarang Ma’had ini masih dapat terus eksis berkhidmat untuk umat," tutur Ustadz Dr. Srilahir.
Selain itu, beliau berpesan agar para santri memanfaatkan momentum libur Ramadan untuk memperkuat silaturahmi dengan keluarga. Kegiatan sarasehan yang berlangsung hangat ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan keluarga besar Ma’had.

Tidak ada komentar