Ingin Rezeki Lancar? Simak 5 Pesan Kultum Ramadan Ini
SUKOHARJO – Memperbanyak istighfar dan sedekah menjadi resep utama dalam cara memperlancar rezeki yang disampaikan Ustadz Widodo Mulyo, S.Pd.I. dalam tausiyah Ramadan di Masjid ICMA Blimbing, Sukoharjo, Selasa malam (10/3/2026). Pesan ini menjadi inti sari kultum dalam rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Desa Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo yang dihadiri ratusan jemaah.
Dalam tausiyahnya, Kepala Dusun (Kadus) 2 Desa Wonorejo tersebut menekankan bahwa Allah SWT telah menjanjikan jalan keluar bagi setiap hambanya yang tekun beristighfar. Oleh karena itu, bulan suci ini menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak permohonan ampun sebagai pembuka rezeki di bulan Ramadan.
"Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka," ujar Widodo mengutip hadis riwayat Imam Ahmad di hadapan jemaah.
Manfaat Istighfar dan Sedekah bagi Umat
Selain istighfar, infak atau sedekah menjadi instrumen penting dalam cara memperlancar rezeki menurut syariat. Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Blimbing tersebut menjelaskan bahwa mengeluarkan sebagian harta tidak akan membuat seseorang menjadi miskin. Sebaliknya, janji Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Saba ayat 39 memastikan bahwa setiap harta yang diinfakkan pasti akan diganti dengan yang lebih baik.
"Katakanlah, sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki. Suatu apa pun yang kamu infakkan pasti Dia akan menggantinya," tambah Widodo saat membacakan petikan firman Allah SWT tersebut.
Pentingnya Silaturahmi dan Rasa Syukur
Selanjutnya, poin ketiga yang menjadi sorotan dalam kultum Ramadan ini adalah kekuatan silaturahmi. Praktik ini bukan sekadar pertemuan fisik, namun memiliki korelasi langsung dengan keberkahan usia dan finansial.
"Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi," tegasnya mengutip hadis riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.
Sebagai penutup, ia mengingatkan pentingnya doa dan rasa syukur dalam memperlancar rezeki. Sebab, syukur merupakan kunci agar nikmat yang telah ada tidak dicabut. Sebaliknya, Allah SWT berjanji akan menambah nikmat tersebut bagi mereka yang pandai berterima kasih, sesuai dengan peringatan Al-Qur'an dalam surat Ibrahim ayat 7.
Setelah penyampian informasi dari Pemerintah Desa, rangkaian acara tarling ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari Pemerintah Desa Wonorejo oleh Kepala Desa H. Yusuf Aziz Rahma, S.Pd., M.M. kepada takmir masjid yang diwakili Dr. Muhammad Nasri Dini. Agenda rutin ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara umara (pemerintah) dan umat utamanya di wilayah Desa Wonorejo.

Tidak ada komentar